BERAMAL LEWAT TULISAN

Senin, 14 Juni 2010

PENANG atau PINANG sich ?










BUS ke PENANG, di terminal sementara kawasan Bukit Jalil aku beli tiket bus untuk ke Penang, karena hari itu adalah jum'at pastinya terminal kelihatan krowdit banyak yang hendak bepergian atau pulang kampung. Tiket ke Penang kudapat harga 35 Ringgit Malaysia (RM) dan berangkat pukul 01.30 tengah malam, perjalanan memakan waktu 5 jam dengan route KL - Butterworth - Penang. Seat bus adalah 2-1 AC semua tanpa toilet. 


Karena bus berangkatnya masih lama, waktu itu kami menunggu di surau yang besar di depan steysen LRT Bukit Jalil. Terasnya lebar, ada toiletnya, di depannya ada tempat buat duduk-duduk dan di dekatnya tersedia aneka jajanan seperti pujasera. Tidak lupa, kami shalat di surau itu kemudian baring-baring disana, sungguh nikmat rasanya karena ada AC dan karpetnya yang empuk. Tiba di Penang pukul 06.45 dan kami masih sempat shalat subuh di surau Terminal Sungai Nibong, Penang



CONDOMINIUM GURNEY PARK

Naik teksi resmi 30 RM menuju Condominiumnya Mr. Lee di Gurney Park, Kelawei Street. Ketemu Mr. Lee aku diantar ke condo-nya di lantai 25 dan dikasih kunci serta access card masuk condo. Di dalam condo ada 3 kamar yang dilengkapi kitchen, living room dan bath room, semua isinya lengkap termasuk mesin cuci & strika, pokoknya seperti tinggal di rumah sendiri. Dapat satu kamar, kubayar 50 RM dengan bonus view perhotelan, kolam renang, bibir pantai dan pemandangan indah lainnya.

Turun dari lantai 25 condo bisa langsung ke Gurney Plaza, Hotel Gurney, Pantai dan pusat jajanan tradisional. Kemudian nikmati rojak, sate, aneka noodles, ikan bakar, sea food dan aneka minuman yang mungkin ada yang belum pernah kurasakan. Lezaaaat .....

 

BUS RAPID PENANG

Jalan-2 menelusuri pulau Penang juga asyik menggunakan bus, kami pakai bus Rapid Penang yang dilengkapi wifi, AC, kamera monitor dan jumlah tempat duduk tidak lebih dari 20 seat, sangat nyaman. Tiket / karcis harus uang pas yang harus dimasukkan ke dalam box pembayaran disamping driver, tiketnya tergantung jarak jauh dekatnya bervariasi mulai 1 s.d 2.7 RM. Bus ini katanya ada insurance-nya dan bisa juga bayar pakai kartu langganan sebulan 70 RM bebas naik turun selama 1 bulan. Spesifikasi bus Rapid Penang kalau nggak salah merk bus-nya Scania dan stir-nya bisa diangkat naik turun.






Mencoba naik bus ini (Rapid Penang 101) dari jalan Burmah ke Batu Peringgi ongkosnya 2 RM. Di Batu Peringgi banyak hotel,penginapan dan restoran, lokasinya di pinggir pantai. Pantai yang landai banyak digemari oleh orang tua maupun anak-2, disitu kita bisa main pasir, berenang, naik kuda, jet sky, parasailing. Kalau malam hari ada night bazzar yang menyediakan berbagai macam barang seperti souvenir dll.

Kembali dengan Rapid Penang 101 dari Batu Peringgi, kami menuju KOMTAR (Kompleks Tun Abdul Razak), sebutan ini sangat terkenal namun jarang orang yang tau kepanjangannya. KOMTAR terdiri dari kawasan mall dan terminal bus utama di Pulau Penang.

Masih mencoba lagi bus Rapid Penang, kali ini pakai nomor 203 jurusan Kek Lok Si / Air Itam, disana ada Kuil Budha Raksasa. Untuk ke kuil ini kita berhenti di pasar sekitar 500 m di bawah kuil. Menuju kawasan kuil ini kita harus jalan kaki menaiki anak tangga (naik mobil juga bisa), walaupun jalan menapaki anak tangga, hal ini tidak terasa melelahkan karena di kiri kanan alur jalan disuguhi berbagai penjual souvenir dan penjual makanan, alur jalan juga dilengkapi atap sehingga nggak kepanasan atau kehujanan. Pada puncak bukit terdapat patung Budha raksasa yang konstruksinya masih dalam penyelesaian, sedangkan di sebelah bawah patung Budha ada vihara / klenteng, art shop dan restoran, untuk mencapai patung Budha dari art shop pengunjung harus antri pakai lift dari art shop dengan membayar beberapa ringgit?
Dari atas patung budha / vihara view-nya sangat indah, kita bisa melihat bukit yang hijau, perumahan dan gedung-2 bertingkat.



NIGHT LIFE @KAWASAN GURNEY

Dimulai pada sore hari hingga larut malam kawasan Gurney setiap hari selalu dipadati pengunjung. Jalan di bibir pantai Gurney tampak macet dipenuhi kendaraan yang lewat, juga di sekitarnya tampak bertebaran stand-stand orang berjualan.

Khusus bagi penggila kuliner disini tempatnya, tersedia lokasi yang menjual aneka kuliner yang sangat mengundang selera. Mulai rojak pasembur, sate, ikan bakar / sea food, laksa, aneka buah & minuman segar bisa dicoba disini ... menyenangkan dan membawa kenangan tersendiri. Bagi seorang muslim tentunya bisa menentukan mana yang diperbolehkan untuk dikonsumsi dan mana yang tidak boleh, ini sekedar info.

Sebelum menuju Southern Thailand esok hari, malam terakhir di Gurney kami disuguhkan pesta kembang api yang spektakuler sehingga menambah kenanganku di Penang.

Sebetulnya masih banyak lagi tempat wisata lain di Penang yang memikat hati seperti : Penang Bridge (panjangnya 13,5 km atau hampir 3x panjang Suramadu), Penang Hill, Heritage George Town, Botanic Garden, War Meseum dan berbagai temple. Selain dikunjungi untuk wisata, Penang juga sering dikunjungi oleh orang yang sengaja untuk berobat di hospital yang terkenal disini konon biayanya terjangkau dan akurat penanganannya.

Begitulah sekilas Penang dari kami, semoga anda juga bisa menikmatinya .... semoga
PENANG atau PINANG Sich ?

Info terbaru : di mulai akhir tahun 2010 penerbangan Air Asia melayani route Surabaya - Penang.



Mr. Lee alias Ali : 001 164 920 666, 001 6012 552 6333 atau istrinya Lee : 001 165 636 793



copyright© by rusdi zulkarnain
email : alsatopass@gmail.com

Tidak ada komentar: