BERAMAL LEWAT TULISAN

Monday, 14 June 2010

UPDATE KL












Menggunakan penerbangan malam AA AK557 SUB - KL (20.20 - 23.50), berangkat dan tibanya ontime namun karena dah kemalaman kami harus menunggu datangnya pagi. Ada waktu sekitar 6 jam menuju pagi, kuisi dengan makan McD di LCCT, duduk disitu sekitar 2 jam, kemudian berkeliling sekitar ruang tunggu LCCT 1 jam dan akhirnya sisa waktu kugunakan untuk tidur sampai menjelang subuh (adzan shubuh 05.56 Waktu Malaysia).


LCCT dan SHUTTLE BUS

Malam itu tampak banyak sekali calon penumpang berada di LCCT menunggu waktu keberangkatan, ada yang tidur di lantai, di kursi, ada yang pakai sleeping bag dan ada yang tidur di restoran. Selepas subuh kami masuk KL menggunakan bus 'Star Shuttle Bus' dari LCCT ke Puduraya, 8 ringgit (tiket dibayar diatas bus). Dari LCCT banyak shuttle bus ke berbagai jurusan diantaranya LCCT - Puduraya, LCCT - Ipoh, LCCT - KL Sentral, LCCT - Post Malaysia / MyBank, LCCT - Lumut / Setiawan / Taman Intan dan LCCT - KLIA Transit, Putra Jaya / Cybercity / Taman Tasik Selatan, harga tiketnya bervariasi. Bus terakhir keluar dari LCCT masih tampak pada jam 2 tengah malam namun harga tiketnya mungkin lebih tinggi.

Jangan takut menunggu di LCCT karena disana relatif aman namun kita tetap harus waspada, sepanjang hari bandara dijaga oleh aparat keamanan baik petugas pria maupun wanita. Situasi bandara semakin ramai menjelang pagi apalagi siang, sore dan malam hari.

Kalau Check in di LCCT hendaknya kita lakukan 2 atau bahkan 3 jam sebelum penerbangan. Periksa jadwal penerbangan (time table) di layar monitor, disitu bisa dilihat counter check in sudah buka atau belum. Karena sibuknya bandara LCCT, counter check in biasanya dibuka 2 jam sebelumnya, di layar monitor terlihat seperti ini : 18.15 AK 556 SURABAYA S17 OPEN artinya untuk penerbangan tersebut counternya sudah dibuka untuk check in. Semua destinasi ke Indonesia dilayani di counter 'R' mulai dari R26 s.d R39, dan semua counter R bisa melayani check in untuk All Indonesian Destination asalkan waktunya check in dah masuk. Seperti biasa counter akan ditutup 1 jam sebelum penerbangan. Self check in bisa juga dilakukan secara otomatis lewat terminal komputer yang tersedia, masukkan kode booking... klik maka kartu boarding pass akan tercetak namun cara ini dikhususkan bagi penumpang tanpa bagasi. Info selanjutnya kalau tidak salah pada januari 2011 semua penerbangan AA dari Indonesia akan menerapkan maksimum bawaan penumpang ke atas kabin max. 7 Kg dan ukuran Panjang(P)xLebar(L)xTinggi(T) ada ketentuan maksimumnya. Aturan ini sudah diterapkan lebih dulu di Malaysia.


Pada tengah malam bagian dalam Bandara LCCT tidak bisa dimasuki para calon penumpang, semua pintu masuk ditutup. Otomatis semua calon penumpang bertebaran di bagian luar Bandara dan di lorong-lorong sekitar situ. Bagian dalam Bandara akan dibuka kembali menjelang waktu check in penerbangan pertama. Aku pergi makan dan menunggu lama di Food Garden sampai waktu check ini tiba. Food Garden cukup lengkap menjual aneka makanan dan minuman termasuk fast food. Harga sepiring nasi plus satu lauk utama rata-rata maksimal 10 RM (Rate Jan 2014 setara 37 ribu). Sedangkan minumnya hampir semua di bawah 4 RM, kecuali air mineral yang cukup mencengangkan harganya yang kecil 4 RM dan yang besar harganya hampir 10 RM. Masa sebotol air mineral harganya 35 ribuan. Waspada dengan budget anda.

Info penting : Sejak 9 Mei 2014, LCCT semuanya pindah ke Airport baru KLIA2.


TERMINAL BUS PUDURAYA & BUDGET HOTEL


Bus yang kami naiki tadi tiba di depan bekas terminal Puduraya pukul 07.45 tepatnya di depan 'dep. store My Din', lain waktu apabila ingin kembali ke LCCT bisa berangkat dari sini dan harga tiketnya lebih mahal jadi 12 ringgit.

Seperti biasa kami tinggal di sekitar bekas terminal Puduraya, Hibiscus Budget Hotel punya orang India, harganya triple 70 ringgit (AC/TV/2 Bed/Wifi/Ada strika), harga tersebut harus ditambah 10 ringgit sebagai deposit(refundable). Jadi aku check in-nya pukul 8 pagi dan check out keesokan harinya pukul 12 siang.

Sesungguhnya di sekitar terminal Puduraya ada beberapa hotel lain seperti Hotel Citin, Hotel Golden My View dan Hotel Pudu, silakan pilih ...

Di sebelah Hotel Hibiscus ada restoran halal India, kebetulan saat ini kami bawa magicom kapasitas 1/2 Kg untuk merebus air buat kopi/teh dan selanjutnya untuk menanak nasi. Kopi, teh, beras, abon dan bumbu pecel kubawa dari Malang, ini benar-2 menekan cost. Kalau setiap pagi kopi, teh dan sarapan harus beli tentunya jauh berbeda anggarannya kalau dibandingkan masak sendiri. Segelas atau se-plastik kopi susu (tanpa susu disebut 'kopi o' atau kopi o=only)harganya sekitar 2 ringgit atau 6 ribu Rp, segelas es teh 1.2 ringgit atau 3500 Rp (tanpa susu disebut 'teh o ais'), air es (ais kosong), es milo (ais milo) 2 ringgit. Itu baru untuk minum, untuk makannya bervariasi mulai 3 s.d 6 ringgit, kalau dikali 3 orang setiap hari sudah berapa ? pakai magicom jauh lebih hemat, boleh dicoba kalau mau.....
Sebab kami traveling bukannya mau shopping jadi harus berhemat Hhe.. Hhe..


Note : Sejak Agustus 2011 Hentian Bas Puduraya berganti nama menjadi Pudu Sentral. Terminal ini lebih cantik dan bersih setelah dirovasi beberapa lama. Jadwal kedatangan dan keberangkatan bus lebih informatif lagi disajikan pada wall dalam terminal.

   
TERMINAL SEMENTARA BUKIT JALIL

Saat ini terminal bus antar kota/provinsi/negara sedang direnovasi, untuk sementara fungsi terminal dipindahkan ke daerah Bukit Jalil. Kalau dari Puduraya ke Bukit Jalil bisa naik bus Rapid KL yang ngetem-nya ngga jauh dari My Din, tiketnya 2 ringgit.

Terminal ini letaknya berdekatan dengan kawasan olah raga / kompleks sukan Bukit Jalil, persisnya di depan stadium hokkey, di dekat situ juga ada 'stadium bola sepak' Bukit Jalil yang diantaranya pernah digelar pertandingan akbar antara kesebelasan Malaysia lawan MU. Dan ada stadium lain di kompleks itu yang juga sering dipakai untuk konser music band-2/penyanyi top dari Indonesia.

Walaupun sebagai terminal sementara namun fungsinya cukup memadai, disini berjejer counter / agen-2 bus menjual tiket online yang menyerupai stand-2 pameran. Counter tiket atapnya seperti tenda besar dengan AC sentral. Ruang tunggu calon penumpang ada di depan pintu masuk counter tiket, ruang tunggu ini juga berada di bawah tenda besar lengkap dengan kursi-2 untuk menunggu. Tempat penitipan barang & bag juga ada jasa titipnya sekitar 2 ringgit, buka sampai jam 23 dan ada juga yang open 24 jam. Untuk mengisi perut juga tersedia tempatnya di samping terminal atau dekat steisen LRT Bukit Jalil.

Bagi mereka yang kebetulan disana tepat pada hari jum'at siang dan perlu untuk jumatan bisa berjalan ke arah sebelah kiri Carefour terus dan belok kiri sampai dekat sekolah semacam pesantren atau dekat hotel sri petaling, disitu ada Masjid Jamek Bandar Baru Sri Pataling, dari terminal jaraknya sekitar 1200 meteran. Di kawasan masjid ini sebelum dan sesudah jumatan tersedia berbagai macam makanan dan minuman halal seperti roti chenai, ikan bakar, nasi lemak/kandar, masakan india / timur tengah, es air tebu, es air jambu, cendol, semua fresh, murah dan lezat.

Ketika kami pergi jumatan (adzan pukul 13.30 Waktu Malaysia), isteri saya mencoba makan ikan bakar. Sambil menunggu kami kembali, dia membantu penjual kebab mengiris bawang bombay dan tomat, karena penjual kebab kewalahan melayani para pembeli sendirian. Ya bantu-2lah nggak apa yang penting kita bermanfaat buat orang lain.

Note : Saat ini Terminal Bas Sementara Bukit Jalil sudah ditutup dan Terminal Bas kembali lagi ke Puduraya setelah direnovasi beberapa lama.


LRT dan CHINA TOWN


Salah satu moda transportasi KL adalah LRT, saat ini sistem tiketnya mulai beralih dari manual menjadi prepaid tapi belum 100% diterapkan. Kalau sebelumnya tiket LRT yang bisa dibeli di loket atau mesin ATM tiket hanya dapat dipakai untuk sekali jalan, namun saat ini ada kartu prepaid KL Rapid Touch&Go, cara pakainya kartu ditempelkan ke sensor pintu masuk, isi kartu akan dipotong pada steisen tujuan, misalnya ongkos dari steisen Masjid Jamek ke KLCC adalah 1.6 ringgit.

Bagi yang ingin shopping murah, China Town Petaling Street adalah tempatnya. Lokasi ini menjadi surga bagi para pelancong dari berbagai negara. Barang yang ditawarkan diantaranya adalah tas, alas kaki, busana dan aneka souvenir. Kami sempat membeli beberapa barang untuk oleh-2. Disamping itu aku juga beli buku 'Lonely Planet CHINA' harganya kalau di book store 130 ringgit atau 31,99 US$ (300 ribuan), aku beli hanya 35 ringgit (135 ribuan), lumayan murahlah sebagai persiapan perjalanan kami ke Beijing pada januari 2011.
Menikmati masakan melayu bisa dicoba disini, coba aja salah satu kedai di depan Kota Raya Plaza atau tepatnya sebelah McD Petaling Street. Disitu tersedia aneka masakan fresh nasi lemak, sate ayam, sate lembu, ikan bakar, aneka sayur dan banyak lagi murah ... murah dan lezat.


Note April'12 : Untuk naik LRT harus beli koin 'sebagai tiket' melalui mesin ATM Koin yang tersebar di seluruh steisen LRT. Koin atau uang kertas Ringgit yang bisa dipakai adalah 10 sen s/d 50 sen atau uang kertas <= 5 RM. Tersedia juga counter penukaran uang kecil.


BUKIT BINTANG


Lokasi ini sangat populer di KL. Untuk menuju kesini bisa ditempuh dengan bus, taksi, monorail atau berjalan kaki, tergantung dimana kita stay.

Kawasan Bukit Bintang terbentang di sepanjang jalan yang dipenuhi dengan hotel berbintang dan budget hotel, restoran, pedagang KQ5, tempat massage dan shoping center.

Bintang Walk, nikmati dengan berjalan kaki sambil mampir melihat berbagai atraksi para seniman jalanan, sungguh mengasyikan. Di sepanjang jalan ini selalu dipenuhi para pelancong baik siang apalagi malam. Singgahi juga mal dan plaza yang tersebar di Bukit Bintang seperti Berjaya Times Square, Pavilion, Lot 10, Plaza Low Yat, Sungei Wang. Kalau perut mulai terasa lapar, rasakan sensasi aneka kuliner yang lengkap di kawasan ini. Setelah dari sini memori kita tidak akan mudah melupakannya dan rindu untuk datang lagi kesini. Masa iya ?
 



BUS GRATIS

Ada bus gratis lho di KL, coba simak di http://www.malaysia-traveller.com/KL-City-Bus.html



Catatan Penutup
  • Voltage / PLN di Malaysia 220 Volt (pakai stecker 3 kaki) 
  • Hendaknya passpor selalu dibawa karena sweaping bagi pendatang illegal sering dilakukan aparat.
  • Bawa beberapa vitamin, misalnya vitamin C untuk jaga stamina.
  • Disamping bawa magicom untuk lebih hemat bisa mencoba McD (sehat ?) di seluruh Malaysia kecuali di airport pada tengah petang s.d petang (pukul 12 s.d 15) All days, ada potongan harga s.d 50%. Paket yang ditawarkan mulai 5.95 ringgit. Ingat semua McD tidak ada nasi, sebagai gantinya bisa beli burger atau potatoes.
  • Bawa kompas untuk shalat harganya 10 ribuan, sangat mudah pakainya karena ada guidancenya.
  • Untuk waktu shalat bisa browsing di http://www.islamicfinder.org/,disitu tersedia waktu shalat seluruh dunia, restoran halal dan masjid lengkap dengan alamatnya. 
  • Bawa uang dolar lebih fleksibel untuk ditukar menjadi uang apa saja, nilai tukar 100 US$ lebih tinggi dibanding dollar pecahan.
Demikian, semoga bermanfaat....


copyright© by rusdi zulkarnain
email: 
alsatopass@gmail.com

No comments: