BERAMAL LEWAT TULISAN

Senin, 01 Oktober 2012

ITINERARY, sebuah RENCANA PERJALANAN




Sudah menjadi kebutuhan sebelum melakukan traveling harus membuat suatu rencana perjalanan (Itinerary). Ini diperlukan terutama untuk destinasi yang belum pernah dijelajahi. Bagaimana cara membuatnya agar traveling bisa benar-benar sesuai dengan rencana ?  Check it out …


KOMPONEN UTAMA ITINERARY

Bagi yang sudah terbiasa menjelajahi Negeri Sendiri ‘NS’ maupun Luar Negeri ‘LN, apalagi ke negara yang pernah dikunjungi rasanya tidak perlu bikin itinerary. Itinerary cukup disimpan di dalam kepala saja. Namun bagi pemula dan bagi yang belum pernah sama sekali ke daerah yang baru, itu baru perlu itinerary.

Inilah komponen pentingnya :
  1. Cantumkan day to day, termasuk tanggal dan kalau perlu jam-nya sekalian.
  2. Negara, kota dan destinasi detail yang akan dituju termasuk obyek wisatanya.
  3. Transportasi detail.
  4. Biaya detail day to day, termasuk kebutuhan uang asing (beri catatan kurs-nya).
  5. List barang bawaan.
  6. Berbagai catatan yg bisa diselipkan di kolom-kolom kosong, seperti voltage setempat, jadwal sholat, rumah makan halal, kurs, jadwal plane, KA, boat, bus dll.
  7. Hotel, Hostel, Guest House, Inn atau Lodge yang dipakai termasuk alamat dan rate-nya.
  8. Biaya makan.
  9. Biaya tak terduga, biaya Visa dan biaya telekomunikasi / internet. Kalau perlu tambahkan biaya asuransi, pengobatan dan alokasi biaya untuk oleh-oleh.
Sebagai pendukung Itinerary adalah menyiapkan buku panduan traveling atau catatan-catatan tentang TKP (Tempat Kejadian Perkara).


DETAIL ITINERARY

Menyiapkan jadwal perjalanan tergantung kita sendiri, mau yang simple atau sangat detail. Namun bagi yang sudah terbiasa traveling hanya menyiapkan tiket pesawat dan tau rate penginapan aja, itu sudah cukup. Selebihnya biaya per hari biasa dibuat  gelondongan, misalnya per hari dianggarkan hanya 250 ribu tergantung NS dan LN destinasi yang dituju.  

Membuat itinerary biasanya malas memulainya dan kadang-kadang menjadi beban sebelum traveling. Oleh sebab itu untuk meringankan pembuatannya, harus dimulai sedikit demi sedikit. Buat aja formatnya dulu berupa kolom-kolom kosong, walaupun belum ada kontennya nggak masalah. Kolom-kolom bisa diisi selagi ada waktu luang sambil browsing yang kita butuhkan. Kalau aku biasa membuat itinerary hanya 1 lembar aja namun padat berisi. Kalau itinerary-nya sudah final kemudian aku laminating.


PLAN dan DO

Apabila pelaksanaan traveling kita 90% dari rencana, itu sudah dibilang sukses. 10% sebagai angka toleransi meleset ke bawah atau ke atas, itu tidak terlalu signifikan.

Logikanya itinerary yang detail dan lengkap akan sangat memudahkan kita di lapangan. Yang diharapkan adalah pelaksanaan traveling sesuai rencana, artinya keberhasilan mendekati 100%.
Berikut aku berikan contoh itinerary sederhana untuk traveling.

Contoh Itinerary



Bantuan website :




Copyright© by RUSDI ZULKARNAIN 
email  : alsatopass@gmail.com     


Tidak ada komentar: