BERAMAL LEWAT TULISAN

Minggu, 13 Maret 2016

Mencari Jejak Nabi Adam AS. di Sri lanka





sumber pic : google

PERSIAPAN AWAL


Cukup rumit perjalanan kami kali ini, tujuannya ke Sri lanka. Sebetulnya bukan perjalanannya yang rumit, tetapi persiapannya yang kompleks. Inilah diantaranya yang harus disiapkan : perpanjang paspor, menyesuaikan beberapa kali perubahan jadwal terbang dari maskapai, apply visa dan mengatur tambahan peserta traveling.

Flight SUB - KUL 'Surabaya - Kuala lumpur' berubah nama flight-nya dari AK menjadi XT. Kemudian dari  KUL - CMB 'Kuala lumpur - Colombo' berubah nama flight dan jenis pesawatnya. Dari A330 dengan kapasitas 367 seats (AirAsia X) menjadi A320 dengan kapasitas 188 seats saja (AK47).

Semua perubahan oleh maskapai diinformasikan lewat sms dan email. Aku harus aktif memonitor & menyesuaikan perubahan tersebut dari waktu ke waktu sampai saatnya terbang tiba. Bukan itu saja, tiba-tiba istri tersayang dan saudaranya ingin ikut bersama kami. Meski hanya ikut sampai KL saja dan mereka berniat pulang sendiri, tetapi tiketnya belum ada.

Beruntung ada pemberitahuan perubahan jenis pesawat dari KUL - CMB. AA 'Air Asia' menawarkan Credit Shell, Refund atau Reschedule. Aku pilih reschedule. Kesempatan ini kupakai untuk menyesuaikan jadwal istri dan saudaranya itu agar bisa berangkat bareng. Kebetulan ada promo AA untuk istriku sehingga berhasil kusesuaikan jadwal berangkatnya. Alhamdulillah, jarang-jarang ada moment seperti ini.

Aku tidak merasa berat menanggung biaya tiket untuk tambahan dua peserta, karena aku memiliki tabungan Credit Shell hasil refund tiket BALI - PERTH pp. Credit shell tersebut ada karena beberapa hari menjelang berangkat,  terjadi erupsi Gunung Barujari di Lombok, sehingga Bandara Ngurah Rai harus ditutup. Aku ditawari refund 'pengembalian dana' berupa Credit Shell 'penampungan dana di akun AA'.  Sebenarnya, kalau keadaan normal tiket pasti hangus karena Visa Australiaku ditolak.

Sangat indah lika-likunya. Semuanya ada yang mengatur. Iya, Allah SWT. yang menetapkan semuanya. Harusnya tiket hangus gara-gara visa ditolak, tetapi tertolong dengan adanya erupsi Gunung Barujari di Lombok.

Satu bulan sebelum berangkat, ada perubahan lagi dari AA, yakni perubahan jenis pesawat dari CMB - KUL. Aku di-email dan di-sms, ditawari untuk memilih Refund, Credit Shell atau Reschedule. Reschedule menjadi pilihanku, karena bisa menemani istri beberapa hari di KL dan Singapura. Lalu pulangnya dari Sri lanka ga perlu mampir lagi beberapa hari di KL seperti itinirary (rencana perjalanan) awal yang sudah kubuat. Jadi pesawat tiba dari Sri lanka pagi, kemudian malamnya bisa terus pulang ke Surabaya.

Tidak seperti isi eform perubahan yang pertama. Perubahan yang terakhir ini, jawaban eform untuk reschedule sudah seminggu belum ada juga kabarnya. Aku tanya lewat live chat (antri sekitar 60 menit) online di depan laptop. Akhirnya aku berhasil, mereka akan segera menghubungiku lewat email atau telepon. Benar saja keesokan harinya ada telepon masuk dari AA Malaysia, menanyakan reschedule yang aku inginkan. Alhamdulillah semuanya beres dan saat itu juga perubahan itinirary nya sudah ada di email-ku.

Paspor istri dan anakku juga hampir habis masa lakunya. Jadi harus segera diperpanjang di Kantor Imigrasi Malang. Dengan modal kesabaran, semua tahapan persiapan awal bisa kulalui dengan mulus. Selanjutnya perlu persiapan lain seperti jaga kondisi phisik, keuangan dan menentukan barang bawaan.

Hari demi hari kucicil membeli kebutuhan utama dan memperbaharui perlengkapanku yang sudah usang. Alhamdulillah, pemberian rizky dari Allah ada saja yang datang pada kami. Semuanya kuatur, diantaranya untuk membeli $Sin (Kurs 1$Sin=9500), Ringgit (Kurs 1RM=3200) dan USD (Kurs 1USD=13.200). Akhirnya semua persiapan bisa kami tuntaskan.


VISA SRI LANKA

Dua minggu sebelum berangkat ke Sri lanka, aku apply visa online melalui website : http://www.eta.gov.lk/slvisa/

Apply ETA 'Electronic Travel Authorization'. Itu aku lakukan 10 hari sebelum berangkat. Isiian aplikasi online nya tidak sulit, namun perlu ketelitian. Yang diisi adalah data pribadi, paspor, data akomodasi, penerbangan dan kartu kredit untuk pembayarannya.

Jenis visa yang ku-apply yakni Individual Tourist Visa. Biayanya 35 USD. Ada 4 step yang harus dilewati : submit application, review information, payment option dan ETA confirmation.
VISA SRI LANKA

Begitu klik yang terakhir, yakni masukkan sandi untuk pembayaran pakai kartu kredit lalu klik 'pay'. Maka visa di-approved dalam sekejap saja (5 menitan). Bukti no reference muncul di layar dan persetujuan visa sudah ada di email-ku. Kami berdua berhak masuk wilayah Sri lanka (double entry) maksimum selama 30 hari.

Emang sih visa seperti ini bagi traveler dianggap kurang keren, karena tidak ditempel di paspor. Karena visanya hanya berupa  lembaran yang di-print dari email. Oh mudahnya apply visa negara ini, tidak seperti yang lain. Terima kasih Sri lanka.


TERNYATA OH TERNYATA

Beberapa hari menjelang berangkat, ternyata masih ada saja pemberitahuan perubahan jadwal penerbangan dari maskapai. Setelah aku amati secara global, semuanya tidak begitu berpengaruh pada rencana travelingku. Jadi bisa aku abaikan. Mengapa jadwalnya sering berubah ? Mungkin ada sesuatu masalah di internal maskapai.

Penjelajahan Sri lanka dimulai dari sekarang (14 Maret 2016).

Kisah bersambung ke :
http://seratusnegara.blogspot.co.id/2016/04/jelajahi-peninsula-malaysia-dan.html




    Copyright© by RUSDI ZULKARNAIN 

Tidak ada komentar: